Bagi anda yang mau liburan di Banyuwangi, tentu anda sudah merencanakan beberapa destinasi wisata untuk dikunjungi. Kota yang dijuluki Bumi Belambangan ini menyajikan berbagai tempat wisata yang menarik mulai dari sejarah, kuliner, hingga alam yang memukau. Salah satunya yakni dengan open trip Kawah Ijen.
Kawah Ijen sudah menjadi spot liburan yang wajib dikunjungi selama berada di Banyuwangi. Berada di perbatasan dengan Bondowoso, anda bisa memanfaatkannya sebagai spot petualangan. Sebelum mengunjunginya, ada beberapa hal yang perlu dipelajari seperti di bawah ini.
Pesona Kawah Ijen yang Spektakuler
baca juga: Gunakan Paket Open Trip Pulau Menjangan, Surga Penyelam di Bali Barat
1. Panorama Sunrise dan Kawah Biru
Pemandangan ikonik wisata ini berupa panorama kawah yang lebih menakjubkan lagi saat pagi hari. Sangat disarankan mengunjunginya di hari yang cerah karena anda akan disajikan dengan pancaran sinar hijau unik dengan birunya langit. Tidak heran jika banyak wisatawan asing yang mengunjunginya dengan open trip Kawah Ijen.
Mungkin anda tertarik ingin menyentuh kawahnya karena warna air hijau kebiruan seperti tosca yang unik. Sayangnya, hal ini tidak diperbolehkan karena air kawah bervolume sekitar 200 juta meter kubik itu bersuhu hingga 200 derajat celcius. Kombinasi kilauan alam yang menjadi satu ini tentu akan menjadi momen yang tidak terlupakan.
2. Berfoto di Spot Belerang
Tidak hanya danau, anda juga mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi pertambangan belerang terbesar di Indonesia. Menariknya, anda bisa menonton langsung kegiatan pertambangan yang dilakukan para penambang. Anda dapat mewawancarainya untuk mengetahui kegiatan sehari-hari mereka.
3. Trekking Seru
Jangan ngaku pendaki jika anda belum pernah trekking di Gunung Ijen. Sebab, lokasi ini mempunyai jalur trekking yang menarik ditelusuri bersama rombongan. Anda juga bisa mendapatkan teman trekking baru dan memperluas relasi terutama rekan dari grup open trip Kawah Ijen. Jalur trekking yang menantang ini tentu sangat menyenangkan bagi para pecinta alam.
4. Mencicipi Kuliner Tradisional Setempat
Setelah kecapekan menjelajah keindahan kawah, kini waktunya mengisi kekosongan perut. Ada beragam pilihan menu kuliner tradisional yang bisa anda pilih sesuai selera. Mulai dari asin, gurih, hingga manis dapat dinikmati sambil menyaksikan keindahan pemandangan sekitar. Beberapa di antaranya yakni rujak soro, nasi tempong dan kopi Banyuwangi.
Untuk menikmatinya, anda bisa mengunjungi warung-warung terdekat. Bisa juga beristirahat dan menyantap hidangan di dekat pos Paltuding yang menjajakan makanan untuk para penambang. Anda dapat melipir serta menikmati makanan serta minuman selagi hangat sambil bercengkrama.
5. Belanja Souvenir
Tidak hanya berfoto dan menyantap makanan, anda juga dapat berbelanja souvenir untuk dibagikan ke keluarga, teman atau hanya disimpan untuk diri sendiri. Beragam pilihan souvenir tersedia, seperti miniatur keranjang para penambang belerang. Anda bisa mengisi keranjang dengan hasil berburu batuan belerang yang berbentuk unik.
6. Akses Jalan yang Seru
Akses jalan menuju Kawah Ijen cukup menantang sehingga anda memperoleh pengalaman liburan yang terkesan. Ada dua rute yang bisa anda tempuh menuju lokasi. Salah satunya menuju licin yang membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit dengan jarak 15 km. Tidak perlu khawatir karena anda bisa menggunakan roda dua ataupun empat.
Rute melalui Situbondo juga bisa menggunakan roda dua atau empat. Anda perlu melewati Paltuding serta Wonosari terlebih dahulu. Perlu dicatat bahwa Paltuding merupakan kaki gunung berketinggian 1800 mdpl. Tidak perlu dipertanyakan lagi karena suhu udaranya sangatlah dingin. Oleh sebab itu, usahakan memakai pakaian hangat sebelum berangkat.
Kawah Ijen merupakan destinasi wisata yang wajib dikunjungi selama berada di Banyuwangi. Mulai dari kawah biru yang menjuntai, warna kuning belerang yang cerah, hingga hamparan padang rumput. Sebagai penyedia open trip Kawah Ijenm Alam Indonesia Tour dapat membantu kenyamanan liburan anda mulai dari persiapan, keberangkatan, hingga kepulangan.
