Mau liburan ke Bondowoso? Jangan lewatkan fenomena Blue Fire di Kawah Ijen. Gunung berapi ini memiliki ketinggian 2.368 mdpl dan terakhir Meletus pada tahun 1999. Selain keindahannya, pengunjung memanfaatkannya sebagai spot liburan dengan kegiatan menarik seperti mendaki dengan jasa open trip Ijen Banyuwangi.
Bukan sekedar mendaki, ada banyak hal yang harus diketahui sebelum berangkat agar pendakian berjalan lancar dan nyaman. Mulai dari fisik, perlengkapan hingga cara berkunjung yang tepat. Berikut hal-hal apa saja yang harus lakukan sebelum mendaki Kawah Ijen.
Panduan Mendaki Kawah Ijen Banyuwangi
baca juga: Yuk Intip Fakta Unik Kawah Wurung, Wisata Bukit Savana Eksotis di Bondowoso
1. Siapkan Fisik
Sama halnya dengan olahraga lainnya, anda harus mempersiapkan fisik terlebih dahulu sebelum mendaki. Lakukanlah latihan ringan seperti hiking atau jogging kecil untuk meningkatkan stamina. Sebab, meski jalurnya tidak terlalu ekstrem, trek dengan kemiringan jalur 3 km yang curam membuat siapapun merasa lelah tanpa persiapan matang.
2. Siapkan Pakaian dan Perlengkapan yang Dibutuhkan
Perlu diketahui bahwa suhu di Kawah Ijen sangatlah dingin khususnya saat pagi hari. Dengan pakaian tepat, anda tidak perlu merasa kedinginan dan tidak nyaman selama perjalanan. Pakailah jaket tebal, sarung tangan serta kupluk agar tubuh tetap hangat. Sepatu trekking juga dibutuhkan karena jalurnya berpasir dan berbatu.
Perlengkapan mendaki juga perlu dibutuhkan agar perjalanan menuju kawah semakin nyaman. Salah satunya yakni trekking pole dengan panjang yang bisa disesuaikan. Tas atau backpack andalan anda juga membantu untuk menyimpan perlengkapan dengan kenyamanan punggung.
3. Bawa Masker Gas
Kawah Ijen menghasilkan gas belerang yang menyengat dan mengganggu pernapasan. Terlebih lagi, saat asap tertiup angin ke arah jalur pendakian sehingga bawalah masker gas atau buff tebal untuk mengurangi efek gas beracun. Dengan begitu, anda dapat menikmati keindahan kawah dengan nyaman.
4. Sediakan Air Minum dan Bekal
Dengan perjalanan 1,5-2 jam, tentu anda akan merasa lapar dan harus. Untuk menjaga stamina, bawalah air minum dan camilan ringan seperti coklat, kacang atau energy bar. Makanan ringan efektif menjaga stamina dan mencegah tubuh kelelahan di tengah perjalanan. Open trip Ijen Banyuwangi tersedia untuk liburan yang praktis dan efektif.
5. Datang Tepat Waktu
Sangat disarankan datang di pukul 1-2 pagi hari agar dapat menikmati fenomena Blue Fire sebelum matahari terbit. Jika datang terlalu siang, anda tidak bisa melihat fenomena ini lagi karena terhalang cahaya matahari. Di samping itu, suasana di pagi hari tidak terlalu ramai sehingga anda bisa mendaki dengan nyaman.
6. Trekking Perlahan
Pendakian harus dilakukan dengan santai. Bawalah senter atau headlamp untuk menerangi jalan yang gelap. Dengan lintasan 3,8 km, Anda bisa berhenti di 4-5 pos untuk beristirahat sejenak. Setelah pos ke-4 atau ke-5, terdapat tangga berkelok-kelok menaiki lereng sebelum menuju tepi kawah yang datar.
7. Menikmati Sunrise di Puncak
Setibanya di puncak, Anda akan disuguhkah dengan panorama sunrise yang menakjubkan. Anda dapat berfoto sepuasnya. Tidak lupa juga melihat fenomena Blue Fire di gunung dengan gradasi warna biru, jingga serta merah jambu. Jasa open trip Ijen Banyuwangi biasanya memandu anda untuk menyaksikannya di spot terbaik.
Itulah apa saja tips mendaki Kawah Ijen yang harus diperhatikan sebelum berangkat. Mulai dari mempersiapkan fisik, perlengkapan, bekal hingga tips berkunjung harus diperhatikan. Anda bisa menyiapkannya dari sekarang seperti memesan jasa open trip Kawah Ijen yang cocok untuk solo travelling atau bersama rombongan.
