Secara administratif maupun geografis, letak Tumpak Sewu sebenarnya tidak berada di Banyuwangi. Akan tetapi, air terjun ini sering masuk dalam daftar destinasi tujuan open trip Banyuwangi. Terutama untuk paket Tumpak Sewu-Bromo-Ijen, karena letaknya yang berdekatan dengan lokasi Bromo di Probolinggo serta lokasi Ijen di Banyuwangi.
Dengan memilih paket trip tersebut, kamu bisa merasakan tiga ikon wisata alam Jawa Timur sekaligus, yang mampu memberikan pengalaman liburan lengkap dalam satu perjalanan. Dan pada pembahasan kali ini, akan secara spesifik diberikan panduan saat berkunjung ke Tumpak Sewu supaya pengalaman liburanmu semakin menyenangkan. Yuk simak!
Panduan Liburan ke Tumpak Sewu
baca juga: Sejuta Pengalaman dalam Sehari, Destinasi Open Trip Banyuwangi Ini Wajib Kamu Kunjungi!
1. Jalur Trekking
Jalur menuju ke Tumpak Sewu biasanya ada dua, yaitu dari Malang dan dari Lumajang. Jalur dari Malang lebih cocok untuk kamu yang mencari tantangan. Itu karena jalurnya cenderung lebih curam dan ekstrem. Sementara rute dari Lumajang disebut lebih mudah sehingga cocok bagi wisatawan pemula.
Meskipun jalur menuju lokasi bervariasi, namun akses ke spot utama relatif tidak begitu jauh dari area parkir. Ada beberapa spot utama dengan jalur trekking berbeda yang bisa kamu hampiri.
Pertama, spot Panorama View, yaitu spot untuk melihat keindahan Niagara-nya Indonesia dari ketinggian. Dari arah parkiran, kamu hanya perlu trekking sekitar 5-10 menit saja. Dan pada ketinggian Panorama Deck, kamu bisa melihat pemandangan ikonik formasi air terjun setengah lingkaran yang unik.
Lalu yang kedua, ada jalur trekking menuju ke dasar air terjun. Perjalanannya membutuhkan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam dengan medan yang menantang. Dimana kamu harus melewati tangga bambu dengan tali tambang, jembatan, dan sungai untuk sampai di bawah air terjun. Ini adalah cara berbeda untuk menikmati Tumpak Sewu yang patut dicoba.
2. Barang Bawaan
Ketika memutuskan ikut open trip Banyuwangi ke Tumpak Sewu, sebaiknya kamu tidak melupakan barang bawaan pribadi yang penting. Melihat bagaimana jalur trekking ke dasar air terjunnya yang cukup menantang, pastikan untuk membawa sepatu atau sandal gunung anti-selip. Alas kaki anti-selip tersebut akan sangat membantu melewati jalur menurun yang licin.
Selain itu, bawa juga jas hujan plastik jika tidak mau pakaianmu basah, atau kamu bisa membawa pakaian ganti apabila ingin bermain air. Lalu botol air minum isi ulang adalah item wajib yang tidak boleh dilupakan. Sebab jika sudah sampai bawah air terjun, akan sulit menemukan pedagang, biasanya warung tersedia di jalur pendakian atau dekat pos masuk.
Untuk barang bawaan lainnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Adapun barang bawaan yang direkomendasikan untuk ikut open trip Banyuwangi ke Tumpak Sewu yaitu tas waterproof atau dry bag, pelindung smartphone atau kamera, serta obat-obatan pribadi.
3. Goa Tetes
Setelah puas bermain di Air Terjun Tumpak Sewu, jangan langsung pulang. Terpisah sekitar satu kilometer, ada sebuah goa eksotis yang bisa kamu jelajahi. Untuk sampai ke sana, kamu hanya membutuhkan satu kali perjalanan saja menyusuri sungai.
Apalagi pintu masuknya kini seringkali disatukan, sehingga sangat mudah bagi pengunjung untuk melanjutkan perjalanan dari Tumpak Sewu ke Goa Tetes atau sebaliknya. Goa Tetes sendiri menawarkan keindahan berbeda dari Tumpak Sewu, karena di dalamnya dipenuhi stalaktit-stalagmit cantik dengan kolam air mineral yang sejuk.
Demikian panduan singkat terkait Air Terjun Tumpak Sewu. Catat poin-poin penting di atas supaya kamu bisa menikmati wisata Tumpak Sewu lebih seru. Bagaimana, tertarik? Jika iya, kamu bisa langsung mendaftar open trip Banyuwangi di Alam Indonesia Tour. Tersedia paket wisata Tumpak Sewu-Bromo-Ijen sekaligus untuk pengalaman liburan lengkap yang tidak terlupakan.
