Bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman freediving tapi tidak ada teman selam (buddy), ikut open trip Menjangan dan Tabuhan dapat menjadi ide bagus untuk mengisi liburan. Pulau Menjangan dan Tabuhan yang ada di Banyuwangi memang dikenal sebagai spot menyelam yang populer.
Dengan air laut yang jernih, ombak yang tenang, serta biota laut yang beragam, pengalaman menyelammu akan menjadi kenang-kenangan yang tidak terlupakan. Supaya pengalaman freediving ini aman dan nyaman, pastikan kamu mempersiapkan peralatan sebagai berikut.
Peralatan Freediving di Pulau Menjangan dan Tabuhan
baca juga: Kegiatan Seru di Pulau Menjangan dan Tabuhan yang Wajib Dicoba
1. Mask (Masker)
Secara harfiah, freediving dapat diartikan sebagai menyelam bebas. Maksudnya di sini kamu akan menyelam tanpa alat bantu pernapasan seperti tabung oksigen. Jadi kalau dilihat dari artinya, tentu peralatan yang dibutuhkan untuk menyelam tidak akan terlalu banyak.
Meski begitu, bukan berarti kamu tidak membutuhkan peralatan sama sekali. Peralatan-peralatan ini dibutuhkan untuk keamanan. Kamu juga akan terbantu agar bisa menyelam dengan usaha minimal, sehingga dapat menghemat energi yang membuatmu mampu menyelam lebih dalam dan lebih lama.
Pertama, alat primer yang dibutuhkan yaitu masker. Masker selam adalah masker khusus yang menutupi mata dan hidung dengan tali yang mudah diatur. Masker ini dirancang supaya memungkinkan pengguna dapat melihat jernih di bawah air tanpa bocor. Dalam memilih masker, pertimbangkan yang low-volume agar lebih mudah menyamakan tekanan.
2. Snorkel
Jika kamu ikut open trip Menjangan dan Tabuhan untuk melakukan freediving, kamu mungkin perlu menyiapkan peralatan sendiri. Peralatan yang dibutuhkan ini tidak banyak, hanya ada tiga perlengkapan dasar untuk freediving. Selain masker, kamu juga perlu menyiapkan snorkel.
Alat berbentuk tabung plastik tersebut memungkinkanmu bernapas di permukaan sambil menjaga wajah tetap di air sebelum menyelam. Meskipun sama-sama berfungsi untuk bernapas di permukaan, alat snorkel untuk freediving dan snorkeling punya perbedaan desain.
Biasanya snorkel freediving didesain lebih minimalis, lebih pendek, dan tanpa fitur tambahan seperti katup atau peluit. Desainnya yang sederhana tersebut membuat alat lebih ringan dan mengurangi hambatan air saat menyelam.
3. Fins (Kaki Katak)
Berikutnya, kamu perlu menyiapkan fins atau kaki katak saat ikut open trip Menjangan dan Tabuhan untuk freediving. Ini termasuk tiga perlengkapan dasar, bersama dengan snorkel dan masker.
Fins berfungsi layaknya kaki katak atau sirip ikan, mengubah energi kaki menjadi daya dorong untuk bergerak di air secara efisien. Karena freediving menuntut efisiensi maksimal saat menahan napas, maka fins ini adalah peralatan yang krusial. Dengan fins, kamu bisa menjaga posisi tubuh, meningkatkan kecepatan, dan menghemat energi dalam kondisi menahan napas.
4. Wetsuit
Wetsuit adalah peralatan pendukung dalam freediving. Meski tidak sekrusial tiga perlengkapan dasar yang sudah disebutkan, namun menyiapkan wetsuit akan membuatmu lebih nyaman ketika menyelam.
Pakaian khusus freediving tersebut dapat melindungi tubuh dari sengatan ubur-ubur maupun gesekan di dalam air. Selain itu, wetsuit bisa menjaga suhu tubuh tetap hangat sehingga kamu bisa menyelam lebih lama tanpa kedinginan.
5. Weight Belt
Weight belt juga termasuk peralatan sekunder, sama seperti wetsuit. Meskipun tidak wajib, tapi kamu sebaiknya menyiapkan peralatan ini jika ingin waktu menyelam di Menjangan dan Tabuhan Island lebih lama serta lebih dalam.
Pasalnya sabuk karet elastis dengan pemberat ini bisa menyeimbangkan daya apung wetsuit dan tubuh. Jadi nantinya kamu bisa menyelam dengan seimbang dan mudah tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga.
Itulah beberapa peralatan yang perlu kamu siapkan jika ingin merasakan pengalaman freediving. Setelah menyiapkan alat-alat di atas, kamu bisa daftar open trip Menjangan dan Tabuhan di Alam Indonesia Tour. Sudah tersedia freediving guide yang siap menjadi teman menyelammu sehingga aktivitas ini lebih aman. Tunggu apa lagi?
