Ekosistem Taman Nasional Baluran terkenal dengan savana luas yang memiliki rumput dan beberapa pohon tumbuh menyebar. Savana yang bentuknya mirip dengan daratan yang ada di Afrika tersebut membuat taman nasional ini sering disebut Little Afrika di Pulau Jawa.

Tapi tahukah kamu bahwa ekosistem yang ada di Baluran bukan hanya savana itu saja? Kombinasi berbagai bentang alam yang unik menciptakan keanekaragaman ekosistem di sini. Yuk intip ada apa saja!

Tipe Ekosistem di Taman Nasional Baluran

baca juga: Eksplor Taman Nasional Baluran Situbondo, Ini Kegiatan Menarik di Afrika van Java

1. Ekosistem Savana

Ekosistem savana di Baluran punya ciri khas padang rumput luas yang menyerupai Afrika, sehingga sering disebut Little Afrika hingga Afrika van Java. Luas savana ini sendiri sekitar 40% dari total luas taman nasional tersebut, atau kurang lebih seluas 10.000 hektar, menjadikannya sebagai savana terluas di Pulau Jawa.

Tidak heran jika ada banyak satwa yang menjadikan savana ini sebagai habitat. Savana Bekol merupakan rumah bagi berbagai satwa liar seperti banteng jawa, burung merak hijau, rusa timor, kerbau liar, dan masih banyak lagi, sehingga tempat ini termasuk lokasi konservasi yang penting. 

Untuk vegetasi sendiri didominasi oleh rerumputan dan semak-semak, serta ada beberapa pohon seperti palem dan akasia tersebar. Yang mana saat musim kemarau itu semua akan menjadi kering dengan warna keemasan, sementara hijauan melimpah saat musim hujan.

2. Hutan Evergreen

Ekosistem Taman Nasional Baluran berikutnya adalah hutan evergreen, yang berbanding terbalik dengan ekosistem savana. Ekosistem ini punya ciri khas pepohonan rimbun yang hijau sepanjang tahun. 

Vegetasi di sini tetap tumbuh subur meskipun di tengah musim kemarau karena adanya sumber air yang mengalir, yang berasal dari aliran sungai dan sungai bawah tanah yang terletak di kawasan cekungan tersebut. Hutan evergreen juga menjadi habitat bagi berbagai jenis satwa, termasuk rusa, banteng, dan monyet yang sering terlihat pula di area savana. 

3. Hutan Musim

Di sebelah selatan Taman Nasional Baluran, kamu bisa menemukan hutan musim yang kondisi pepohonannya berubah mengikuti musim. Saat musim kemarau, pohon-pohon di sini akan meranggas dan berubah warna menjadi cokelat sehingga suasananya mirip seperti savana. Tapi saat musim hujan, hutan akan terlihat hijau dan rindang.

Adapun jenis pohon yang mendominasi pada ekosistem Taman Nasional Baluran ini adalah jenis jati. Kamu juga bisa melihat beberapa pohon lontar, palem, kesambi, dan akasia di sini. Sedangkan untuk fauna yang hidup di sana adalah berbagai jenis burung, rusa, kancil, kerbau liar, hingga macan tutul.

4. Hutan Mangrove

Baluran punya garis pantai yang menjadi lokasi ideal bagi mangrove. Jadi di sini kamu bisa menemukan ekosistem hutan mangrove yang mampu memberikan manfaat ekologis serta ekonomi. Hutan mangrove tersebut bahkan memiliki potensi wisata, dimana pengunjung dapat menikmati keunikan pohon-pohon dengan akar yang menonjol. 

Dan sebagai bagian dari ekosistem mangrove terbesar di Asia Tenggara, hutan yang berada tidak jauh dari Pantai Bama ini sangat mendukung kehidupan bawah laut. Oleh karena itu, tidak sedikit pengunjung yang ingin melakukan snorkeling untuk mengeksplorasi lebih dekat.

Little Afrika di Pulau Jawa, Intip Keanekaragaman Ekosistem Taman Nasional Baluran

5. Hutan Pantai

Tidak begitu jauh dari hutan mangrove, ada juga hutan pantai. Hutan pantai Taman Nasional Baluran berada di kawasan pesisir, sedikit menjauh dari air. Ekosistemnya terdiri dari vegetasi yang lebih tahan kekeringan seperti pohon ketapang dan widoro bukol.

Pohon-pohon tersebut tumbuh di sepanjang garis pantai daratan dan tidak tergenang air laut, berperan sebagai perlindungan garis pantai dari angin kencang serta penahan abrasi. Area ini juga menjadi rumah bagi beberapa satwa liar seperti burung laut, monyet hutan, dan biawak.

Beragam sekali ya ekosistem Taman Nasional Baluran? Jadi meskipun savana paling dominan, namun masih ada banyak tipe ekosistem lain yang bisa ditemukan di sana. Kalau kamu ingin melihatnya dari dekat, kamu bisa ikut open trip Alam Indonesia Adventure. Yang mana sudah ada guide siap memandu kamu untuk menjelajahi Baluran lebih dalam. Yuk, daftar sekarang!

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *