Gunung Bromo sudah menjadi destinasi wisata populer baik di kalangan turis lokal maupun mancanegara. Hal ini karena keindahannya yang tidak dimiliki oleh wisata alam pada umumnya. Pengunjung disuguhkan dengan panorama lanskap vulkanik yang unik di tengah hamparan pasir luas dan asap belerang.
Belum lagi, pemandangan sunrise yang menambah keindahan dari Bukit Penanjakan. Tidak heran jika wisata ini sering dikunjungi fotografer untuk menghasilkan jepretan yang ikonik. Di balik keindahannya, Gunung Bromo menyimpan fakta-fakta menarik yang jarang diketahui seperti berikut.
Fakta Unik Gunung Bromo yang Jarang Diketahui
baca juga: Little Afrika di Pulau Jawa, Intip Keanekaragaman Ekosistem Taman Nasional Baluran
1. Hasil Letusan Lembah
Fakta pertama yang menarik yakni gunung ini awalnya hanyalah lautan pasir hasil muntahan dari erupsi Gunung Tengger. Letusannya melemparkan material vulkanik ke Tenggara sehingga muncullah Lembah besar yang dalam. Letusan Lembah menghasilkan kaldera dengan diameter lebih dari 8 km. Kejadian inilah yang memunculkan 4 gunung baru termasuk Bromo.
2. Bersebelahan dengan 4 Gunung
Dari letusan Lembah itulah, ada 4 gunung yang bernama Gunung Batok (2.440 mdpl), Gunung Watangan (2.601 mdpl), Gunung Widodaren (2.614 mdpl), dan Gunung Kursi (2.581 mdpl). Ketiga gunung tersebut terbentuk bersamaan dengan Gunung Bromo sehingga menghasilkan panorama jajaran gunung yang ciamik.
3. Embun Es di Setiap Pergantian Musim
Fakta yang tidak kalah menarik yakni adanya embun es atau embun uap saat pergantian musim dari hujan ke kemarau. Fenomena ini terjadi setiap suhu udara ekstrim turun sehingga merubah embun menjadi es. PAstinya, fenomena ini jarang dijumpai di kota besar dan sudah menjadi daya tarik pengunjung.
4. Berasal dari Nama Dewa di Agama Hindu
Mungkin anda penasaran kenapa gunung ini dinamakan Bromo. Istilah Bromo sendiri berasal dari bahasa Sansekerta atau Jawa Kuno, “Brahma”. Brahma merupakan nama dari salah satu dewa utama dalam agama Hindu. Bagi warga setempat, Gunung Brahma diyakini sebagai gunung suci sehingga mereka sering menggelar upacara untuk menghormati gunung.
5. Legenda Roro Anteng dan Joko Seger
Suku Tengger merupakan penduduk asli kawasan Gunung Bromo. Suku ini dipercaya berasal dari legenda Roro Anteng serta Joko Seger. Roro Anteng merupakan wanita cantik yang lahir dari titisan dewa. Ia jatuh cinta dengan Joko Seger sehingga ingin menikahinya. Namun, ada seorang pria yang ingin melamarnya tetapi Roro memintanya untuk membuat lautan di tengah gunung.
Pria tersebut hampir berhasil memenuhi permintaan Roro tetapi Roro masih tidak ingin menikmatinya. Akhirnya, Roro membuat jebakan agar pria gagal menyelesaikannya. Rencana tersebut berhasil sehingga Roro bisa menikah dengan pria yang disukai dan membangun permukiman di kawasan Tengger. Nama Tengger dibuat dari akhir nama Rara Anteng dan Joko Seger.
6. Upacara Kasada oleh Suku Tengger
Selain keindahan, Gunung Bromo kaya akan budaya suku Tengger. Suku ini merupakan kelompok asli dengan tradisi yang masih dijaga sampai sekarang. Menariknya, mereka memiliki upacara adat setiap tahun yang dilakukan pada bulan Kasada atau bulan kesepuluh dalam kalender Jawa untuk memohon keberkahan dari Sang Hyang Widhi.
Pada upacara ini, Masyarakat Tengger melemparkan berbagai sesajen ke dalam kawah Gunung Bromo. Sesaji ini berupa makanan, minuman serta hewan ternak yang beragam. Bisa dibilang bahwa upacara ini menggambarkan kekayaan budaya serta kepercayaan yang diwarisi dari generasi ke generasi.
Itulah apa saja fakta menarik Gunung Bromo yang jarang diketahui pengunjung. Di balik keindahannya, gunung di Taman Nasional ini menyimpan keunikan tersendiri baik dari segi sejarah maupun budaya. Tidak heran jika wisata alam ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para turis.
