Menawarkan pesona alam unik seperti padang savana, hutan mangrove, hingga pantai cantik yang cocok untuk snorkeling, ikut open trip Baluran dapat menjadi ide liburan cemerlang. Hanya dengan datang ke satu tempat, kamu sudah bisa menikmati berbagai keseruan di Taman Nasional seluas 25.000 hektar tersebut.
Dan karena luasnya ini, Taman Nasional Baluran memiliki beberapa pintu masuk yang bisa diakses dari Kabupaten Situbondo maupun Kabupaten Banyuwangi. Kalau kamu mau eksplor salah satu spot saja di Baluran, pemilihan pintu masuk sangat penting. Oleh karena itu, yuk simak panduan pintu masuk TN Baluran berikut.
Panduan Pintu Masuk TN Baluran
baca juga: Mengulik Daya Tarik Kawah Ijen, Fenomena Blue Fire yang Hanya Ada Dua di Dunia
1. Pintu Batangan
Yang pertama ada Pintu Batangan atau Batangan Gate yang ada di Batangan, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Ini adalah pintu masuk utama ke Taman Nasional Baluran, sering juga disebut sebagai pintu masuk kelas 1.
Penyebutan kelas 1 tersebut merujuk pada statusnya sebagai pintu masuk utama, sebagai akses primer yang sering digunakan dan dikelola secara terpusat. Jadi di sini kamu bisa menemukan berbagai fasilitas seperti loket tiket, pusat informasi, dan area parkir utama yang tersedia di sekitar pintu masuk.
Karena fasilitasnya yang lengkap, harga tiket masuk dari Batangan Gate sedikit lebih mahal bila dibandingkan dua pintu masuk lainnya. Apalagi lewat pintu ini kamu bisa langsung ke pusat area wisata seperti Savana Bekol dan Hutan Evergreen.
Sebagai informasi, open trip Baluran tidak bisa berangkat hari Senin, dan khususnya tidak bisa melewati Pintu Batangan. Itu karena mulai Desember 2025, Batangan Gate akan ditutup setiap hari Senin, kecuali libur nasional. Hal ini dilakukan untuk pemulihan ekosistem dan pemeliharaan fasilitas pintu masuk.
Selain itu, bus juga dilarang masuk lewat Pintu Batangan. Jika kamu naik bus dan ingin melewati pintu masuk ini, maka kamu harus turun di titik drop off. Setelah itu bus parkir di area khusus dan penumpangnya bisa lanjut perjalanan dengan menyewa mobil kecil atau ojek motor.
2. Pintu Perengan
Berikutnya ada Pintu Perengan, yang sering disebut sebagai Pintu II. Pintu ini berada tepat di Pantai Perengan, jadi tidak begitu jauh dari Batangan Gate yang sama-sama bisa diakses lewat jalur Pantura.
Jadi, jika kamu ingin mengakses area wisata taman nasional seperti Pantai Perengan dan sekitarnya, maka pilih ikut open trip Baluran lewat pintu ini karena lebih cepat. Namun perlu diingat bahwa tiket dari pintu kelas 2 dilarang masuk ke savana.
Itu karena harga tiket masuknya memiliki tarif yang berbeda. Dimana tarif masuk dari Pintu Watunumpuk memang lebih murah dibandingkan Batangan Gate, yaitu Rp. 10.000 lebih murah di hari biasa dan Rp. 15.000 lebih murah di akhir pekan.
3. Pintu Watunumpuk
Terakhir ada Pintu Watunumpuk yang berada di sisi barat Taman Nasional Baluran. Ini adalah Gate 3 Taman Nasional Baluran. Tarif masuknya sama dengan Pintu Perengan, jadi masih lebih murah dari Pintu Batangan.
Dan sama halnya dengan Pintu Perengan, pengunjung tidak diperbolehkan masuk savana jika melewati Pintu Watunumpuk. Kamu bisa lewat pintu ini apabila ingin mengunjungi Pantai Bilik Sijile dan sekitarnya.
Demikian panduan pintu masuk Taman Nasional Baluran yang sebaiknya kamu pahami, jadi kamu bisa menyesuaikan pilihan pintu masuk dengan tujuan spot wisata di taman nasional tersebut. Jika tidak mau ribet, tentu ikut open trip Baluran di Alam Indonesia Tour dapat menjadi jawabannya. Karena sudah ada pemandu, maka kamu hanya perlu duduk manis. Praktis sekali bukan?
