Kawah Ijen dengan fenomena api biru menjadi salah satu daya tarik wisata alam paling populer dari Banyuwangi. Namun kota ini tidak hanya memiliki Kawah Ijen saja, melainkan ada banyak wisata alam menarik lainnya yang wajib kamu eksplor. Misalnya dengan open De Djawatan Forest, hutan wisata yang sudah ada sejak lama.

Hutan lindung yang sebelumnya dikenal dengan nama Jawatan Benculuk tersebut sangat cocok menjadi destinasi tujuan untuk healing. Karena suasananya yang alam dan begitu menyegarkan, semua penat pasti langsung hilang saat kamu berkunjung kemari. Tertarik? Yuk intip lebih jauh tentang sejarah dan daya tarik hutan De Djawatan tersebut.

Sejarah Singkat De Djawatan

baca juga: Daya Tarik Wisata Hutan De Djawatan Banyuwangi, Ini Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan!

Sudah eksis sejak zaman penjajahan Belanda, dulunya tempat ini digunakan sebagai lokasi penimbunan kayu jati. Namun sempat terjadi penjarahan besar-besaran yang membuat hutan tersebut menjadi terbengkalai.

Perhutani KPH Banyuwangi Selatan kemudian mengambil alih kawasan tersebut, bekerja sama dengan PT Palawi Risorsis untuk mengelolanya. Dan nama De Djawatan pun digunakan sebagai nama tempatnya hingga dikenal luas seperti sekarang.

Seiring waktu berjalan, De Djawatan menjadi semakin santer dikenal oleh para wisatawan. Sehingga saat berkunjung ke Banyuwangi, mereka akan melawat untuk melihat keindahan alam bak di hutan Lord of the Rings, yakni Fangorn Forest tersebut.

Daya Tarik Utama De Djawatan

Open trip De Djawatan Forest akan memberikanmu pengalaman yang tidak terlupakan. Dan sebagai destinasi wisata alam yang populer di Banyuwangi, daya tarik utama dari De Djawatan Forest tentu terletak pada alamnya yang indah. Tepatnya pada pohon trembesi raksasa yang tumbuh subur di lingkungan tersebut.

Pohon-pohon trembesi ini pula yang membuatnya mirip dengan Fangorn Forest. Apalagi ada kurang lebih 805 pohon trembesi dengan ketinggian 20-30 meter berdiameter 400-500 cm yang umurnya sudah mencapai 100 tahun lebih.

Pohon trembesi sendiri dikenal dengan kemampuannya yang dapat menyerap karbon dalam jumlah besar. Tidak heran kalau berada di sini rasanya sangat menyegarkan dan begitu asri. Jadi selain menjadi tempat wisata, kamu pun bisa belajar mengenai pentingnya pelestarian lingkungan ketika bertandang kemari.

Fasilitasnya yang lengkap juga akan membuat pengunjung betah berlama-lama. Ada area parkir yang luas untuk menempatkan berbagai kendaraan, tempat duduk untuk bersantai, gardu pandang untuk menikmati pemandangan, sewa delman dan ATV untuk berkeliling hutan, hingga berbagai tenant makanan.

Tiket Masuk dan Jam Buka

Tiket masuk De Djawatan Forest sangat terjangkau, hanya sekitar Rp. 10.000 saja per orangnya. Dan dengan mengambil paket open trip De Djawatan Forest, fasilitas lengkap bisa kamu dapatkan termasuk tiket masuk.

Tapi harga tiket ini berbeda jika kamu ingin mengambil foto untuk keperluan prewedding atau shooting video clip dan lainnya. Intinya, membawa kamera digital hingga drone masuk ke dalam kawasan hutan akan dikenai biaya berbeda.

Biaya itu pun tergantung keperluannya, mulai dari Rp. 110.000-Rp. 825.000. Jadi pastikan kamu menyampaikan niatmu saat membeli tiket agar tidak ada masalah setelah masuk ke dalam.

Untuk jam operasionalnya sendiri, De Djawatan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WIB. Jadi kamu bisa mampir untuk berkunjung selama waktu tersebut untuk menikmati keindahan hutan wisata.

Open-Trip-De-Djawatan-Forest-Pesona-Hutan-Bak-Negeri-Dongeng-di-Banyuwangi

Apa yang Bisa Dilakukan?

Sebagai hutan wisata, tentu kegiatan utama yang dapat dilakukan di sini adalah menikmati keindahan hutan. Tapi itu bukan satu-satunya hal yang dapat kamu nikmati. Ada banyak kegiatan seru yang akan membuatmu betah berada di sini.

Pertama, hutan ini punya kawasan yang luas sehingga ada banyak sudut yang bisa kamu eksplor. Kalau kamu suka berburu foto, maka tempat itu bisa dibilang surganya. Sebab ada banyak spot foto bagus untuk mengabadikan momen.

Kedua, fasilitasnya lengkap sehingga kamu bisa menikmati aneka kegiatan. Seperti naik delman, naik ATV, bahkan menikmati live musik akustik pun dapat kamu lakukan. Dan yang ketiga, di sini ada banyak tenant yang siap menjamin kamu tidak akan kelaparan. Kamu pun bisa wisata kuliner menikmati aneka menu.

Ikut open trip De Djawatan Forest jadi kegiatan yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Banyuwangi. Buat kamu yang bukan warga sekitar, ada open trip Alam Indonesia Adventure dapat menjadi cara paling mudah untuk berkunjung. Bahkan bukan hanya satu lokasi saja yang ditawarkan, kamu bisa menikmati waktu 2 hari 1 malam di Banyuwangi dengan fasilitas paket lengkap. Tertarik?

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *