Puncak Gunung Bromo menawarkan pemandangan spektakuler dengan lanskap dramatis Gunung Bromo itu sendiri, Gunung Batok, dan Gunung Semeru. Pemandangan tersebut terasa semakin luar biasa di pagi hari, ketika cahaya keemasan mempercantiknya saat fajar. Tidak heran jika open trip Bromo tidak pernah sepi peminat, terutama dari mereka yang ingin berburu sunrise.

Golden hour yang memberikan gradasi warna indah pada langit dan lanskap tersebut sangat ideal untuk fotografi, sehingga momen liburanmu di Gunung Bromo bisa diabadikan dengan baik. Supaya hasil potretnya makin ciamik, cek tips outfit dan fotografi saat berburu sunrise di Bromo berikut ini.

Tips Memilih Pakaian dan Berfoto di Gunung Bromo

baca juga: 8 Air Terjun Terbaik di Sumba dengan Keunikannya, Surga Tersembunyi

1. Pilih Bahan yang Hangat Tapi Bisa Menyerap Keringat

Saat memilih outfit untuk melihat sunrise di Gunung Bromo, model yang estetik saja tidak cukup. Karena kamu perlu menyesuaikan cuaca supaya pakaian yang digunakan tidak membalut tubuh dengan cantik, tapi juga membuatmu nyaman selama beraktivitas.

Dalam hal ini, pakaian hangat yang dirancang khusus untuk menyerap keringat sangat bagus sebagai pilihan. Misalnya pakaian yang terbuat dari campuran wol merino dan serat sintetis seperti nilon. Pakaian seperti itu bagus dipakai saat melakukan aktivitas fisik di lingkungan yang dingin, sebab mampu memaksimalkan kehangatan, daya tahan, sekaligus kemampuan menyerap keringat yang efektif.

Apalagi perlu diketahui bahwa suhu di Bromo bisa mencapai 0°C atau bahkan di bawah itu pada malam hari. Namun setelah matahari mulai terbit, suhunya bisa meningkat hingga 20°C tergantung musim. Jadi outfit yang hangat tapi bisa menyerap keringat akan sangat fleksibel digunakan.

2. Terapkan Layering Fashion

Untuk mendapatkan gaya yang kece ketika berburu sunrise dalam tour open trip Bromo, kamu bisa menerapkan teknik layering fashion. Teknik menumpuk beberapa lapis pakaian ini bisa menciptakan gaya yang lebih menarik dan dinamis, sehingga hasil foto pun lebih bagus.

Misalnya dimulai dengan inner berupa kaos biasa atau manset, lanjut dilapisi dengan hoodie atau sweater rajut, dan terakhir dilengkapi dengan outer jaket tebal. Kamu bisa pilih jaket bulu, jaket kulit, parka, atau lainnya yang dapat menahan panas tubuh. 

Saat suhu mulai menghangat di siang hari setelah menyaksikan sunrise, outer nantinya bisa dilepas dengan mudah. Jadi di sini kamu bisa mendapat hasil foto dengan gaya bervariasi, pertama dengan outer dan kedua tanpa outer.

3. Aksesoris Pelengkap

Supaya outfit semakin keren untuk berfoto di Gunung Bromo, jangan lupakan aksesoris pelengkap. Aksesoris ini bervariasi dan dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing orang. 

Misalnya kamu bisa pakai beanie hat, sarung tangan tebal, kaos kaki tebal, sepatu hiking, hingga kacamata hitam. Selain membuat penampilan lebih keren saat kamu berfoto, aksesoris pelengkap tersebut akan membantumu tetap hangat di tengah suhu Bromo yang dingin.

Open Trip Bromo: Tips Outfit dan Fotografi Saat Berburu Sunrise

4. Gunakan Warna Cerah

Open trip Bromo seringkali dilengkapi dengan fasilitas dokumentasi. Jadi jangan sampai hasil fotomu jadi kurang menarik karena salah memilih gaya. Di sini sangat direkomendasikan memakai warna cerah.

Warna-warna cerah tersebut membuat foto menghasilkan estetika visual yang menyenangkan, terutama saat mengambil potret di alam seperti Gunung Bromo. Pakaian berwarna cerah juga memantulkan lebih banyak cahaya, jadi bisa membantu membuat wajah terlihat lebih cerah saat cahaya matahari masih samar-samar kala sunrise.

Kalau kamu tidak begitu suka memakai warna cerah, tidak perlu khawatir. Kamu tetap bisa mengombinasikannya dengan warna gelap, misalnya memakai jaket berbulu warna putih yang dipadukan dengan bawahan kulot warna gelap.

Demikian sedikit tips untuk menghasilkan foto yang ciamik saat berburu sunrise di Gunung Bromo. Sekarang kamu bisa mencari open trip Bromo yang menyediakan fasilitas dokumentasi untuk membantumu menghasilkan potret terbaik. Seperti Alam Indonesia Tour yang menyediakan pilihan dokumentasi. Tunggu apa lagi?

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *