Kawasan Taman Nasional Komodo tidak pernah sepi pengunjung dan bahkan semakin ramai karena adanya komodo yang membuat turis lokal maupun mancanegara penasaran. Pengunjung dapat menyaksikan kehidupan komodo secara langsung tanpa halangan kendang. Open trip Komodo membantu anda bertemu dengan komodo di spot terbaik.

Kawasan ini bukanlah kebun binatang atau taman safari tetapi habitat komodo sehingga pengunjung harus waspada dan berhati-hati ketika datang berkunjung. Seperti yang diketahui bahwa komodo merupakan binatang buas sehingga sangat penting untuk memperhatikan beberapa hal seperti berikut saat berkunjung.

Tips dan Trik Aman Melihat Komodo di TN Komodo

baca juga: Spot Diving Ikonik di Pulau Menjangan dan Tabuhan, Masuk Aquarium Alami yang Luar Biasa

1. Berkunjung di Musim Kemarau

Melihat komodo dengan aman dan nyaman bisa dilakukan di waktu terbaik saat musim kemarau. Pada musim ini, jalur trekking aman dilalui dan cuacanya cerah. Di pagi atau sore hari, komodo tengah berburu makanan sedangkan di siang hari, mereka tengah beristirahat. Anda bisa datang di waktu sesuai kebutuhan pengamatan perilaku.

2. Pakai Pemandu

Agar keamanan terjamin, gunakan pemandu open trip Komodo yang sudah berpengalaman dan profesional. Hal ini sangat cocok bagi pengunjung yang belum terbiasa dengan komodo. Begitu memasuki kawasannya, polisi hutan akan menjelaskan tentang peraturan dan pengetahuan mengenai komodo.

3. Jangan Memakai Parfum

Komodo merupakan binatang yang peka akan bau sehingga hindari memakai parfum sebelum berangkat. Dengan indra penciuman yang tajam, aroma menyengat memancing penciuman komodo. Pengunjung yang tengah menstruasi atau terluka harus segera melapor pada ranger. Wanita yang haid masih bisa trekking tetapi tidak disarankan di awal-awal menstruasi.

4. Ikuti Polisi Hutan

Polisi hutan atau ranger merupakan pemandu berpengelaman yang harus diikuti sehingga usahakan tidak berjalan jauh darinya. Para ranger telah membekali dirinya dengan tongkat kayu panjang bercabang untuk menghalau komodo. Usahakan mengikuti semua peraturan yang telah disampaikannya.

5. Jalan Bersama

Tips lainnya yakni sangat tidak disarankan berjalan sendirian. Usahakan pergi bersama-sama atau dengan rombongan sesuai jalur trekking. Terdapat pilihan trek pendek serta panjang yang bisa dipilih sesuai kemampuan dan preferensi. Perlu diingat bahwa komodo cenderung menyerang mangsa yang sendirian.

6. Hindari Gerakan Tiba-tiba

Jangan pernah mengganggu komodo. Meski tampak besar dan tenang, larinya sangat kencang. Hindari gerakan seperti tiba-tiba berlari karena komodo akan mengejar target dan berlari hingga 18 km per jam. Usahakan berjalan dan bertingkah dengan tenang untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Open trip Komodo membuat liburan menjadi lebih aman dan praktis.

7. Selalu Waspada

Ketika berjalan atau dimanapun anda berada di pulau, sebaiknya harus tetap waspada. Komodo memang mirip bunglon dengan warna yang mirip batang kayu kering atau berdebu sehingga bisa berkamuflase dengan baik dari lingkungan sekitar. Oleh sebab itu, tetaplah waspada agar tidak menginjaknya atau kaget.

Tips Berhasil Melihat Komodo di Pulau Komodo dengan Aman, Anti-Mainstream

8. Naik ke Tempat Tinggi Jika Dikejar

Apabila komodo tetap mengejar meski sudah berperilaku sesuai peraturan, naiklah ke tempat tinggi. Ada beberapa rumah panggung di kawasan yang bisa anda naiki dan sulit untuk komodo naiki. Harap tetap berhati-hati karena komodo sering berteduh di bawah bangunan. Jangan memanjat pohon karena komodo berusia 1-2 tahun senang berada di atas pohon.

Itulah apa saja tips berhasil melihat komodo dengan taman di Taman Nasional Komodo. Mulai dari waktu berkunjung hingga berperilaku harus diperhatikan dengan saksama. Jangan sampai anda tertinggal dengan rombongan dan selalu berdekatan dengan ranger. Open trip Komodo mempermudah perjalanan dan kebutuhan liburan anda.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *