Berjalan-jalan ke Banyuwangi, kamu tidak boleh melewatkan Tabuhan Island. Hanya perlu menyeberang menggunakan perahu boat nelayan sekitar 20-30 menit, kamu bisa melihat secara langsung hidden paradise yang menyimpan keindahan alam luar biasa tersebut. Dengan open trip Tabuhan, biasanya juga ada sesi mengunjungi Pulau Menjangan yang berada tidak jauh dari sini.
Jadi sekali berangkat, kamu bisa menikmati keindahan dua pulau sekaligus yang siap memanjakan mata. Tapi sebelum berangkat ke Tabuhan, yuk intip terlebih dahulu seputar fakta destinasi ini untuk menambah wawasan sekaligus keseruan saat berlibur ke sana.
Fakta Menarik Pulau Tabuhan
baca juga: Rincian Itinerary yang Ditawarkan Jasa Open Trip Menjangan Tabuhan
1. Pulau Kecil Tidak Berpenghuni
Pulau Tabuhan merupakan pulau kecil tidak berpenghuni, sehingga berlibur kemari sangat cocok buat kamu yang butuh refreshing menghilangkan penat dari kesibukan sehari-hari. Luasnya sendiri hanya sekitar 5 hektar, jadi sangat mungkin untuk menjelajahi seluruh pulau hanya dengan berjalan kaki santai.
Kondisi area pantai sebagian besar berpasir putih lembut, alhasil membuatnya menjadi sangat nyaman untuk bertelanjang kaki saat mengitari pulau. Tapi pastikan kamu tetap berhati-hati jika berjalan dekat laut, sebab ada potensi batu karang atau bulu babi di area tersebut.
2. Beda Wilayah dengan Pulau Menjangan
Open trip Tabuhan biasanya seringkali bersama dengan perjalanan ke Pulau Menjangan. Jadi kalau kamu belum pernah ke sini, pasti kamu akan langsung beranggapan bahwa keduanya merupakan pulau-pulau yang berada dalam satu wilayah sama.
Sebenarnya anggapan tersebut tidak salah, karena baik Pulau Tabuhan maupun Pulau Menjangan memang sama-sama terletak di Selat Bali. Kamu pun bisa mengunjungi keduanya dengan mudah lewat Banyuwangi.
Tapi perlu diketahui bahwa Tabuhan Island dan Menjangan Island secara administratif ternyata ada di dua wilayah berbeda. Untuk Menjangan, pulau ini menjadi bagian dari Taman Nasional Bali Barat yang lokasinya masuk wilayah Provinsi Bali. Sementara itu, Tabuhan secara administratif terdaftar dalam wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
3. Arti Nama Tabuhan
Mau ikut open trip Tabuhan, rasanya kurang afdol kalau kamu tidak tahu arti dari nama Tabuhan itu sendiri. Nama Pulau Tabuhan tersebut diberikan oleh Suku Using, penduduk asli Banyuwangi.
Dalam bahasa Suku Using, Tabuhan berasal dari kata tetabuhan yang secara harfiah punya arti musik. Nama ini diberikan karena suara angin kencang yang berembus di sekitar pulau. Dimana suara anginnya kencang dan konstan sehingga menyerupai bunyi alat musik.
Angin yang menyerupai suara alat musik tersebut menjadi salah satu alasan Tabuhan menjelma sebagai lokasi favorit untuk olahraga kitesurfing (selancar layang). Berjalan-jalan santai sambil menikmati anginnya juga merupakan kegiatan populer di kalangan wisatawan yang berkunjung.
4. Pernah Digunakan Tentara Jepang
Sebelum diperkenalkan ke publik lewat acara kitesurfing pada tahun 2014 dan menjadi terkenal di kalangan wisatawan seperti sekarang, Pulau Tabuhan ternyata punya sejarah dari masa penjajahan.
Menurut informasi yang tersebar luas, dulunya tentara Jepang pernah memanfaatkan pulau ini sebagai tempat untuk memata-matai musuh. Itu karena posisi Pulau Tabuhan yang strategis di ujung timur Pulau Jawa, sehingga posisinya langsung menghadap Selat Bali yang menjadi jalur laut penting menuju wilayah Indonesia Timur, Australia, dan Samudra Pasifik.
Bukti dari keberadaan Jepang tersebut di Pulau Tabuhan yaitu adanya sebuah mercusuar tua sebagai peninggalan yang masih kokoh. Kini mercusuar itu sering digunakan oleh para pengunjung sebagai latar belakang foto mereka.
Bagaimana, adakah dari fakta di atas tentang Pulau Tabuhan yang sudah kamu tahu? Setelah menambah wawasan tentang Tabuhan Island, sekarang waktunya kamu ikut open trip Tabuhan bersama dengan Alam Indonesia Tour. Tersedia paket open trip dengan Pulau Menjangan sehingga kamu bisa menikmati kedua pulau sekaligus.
